Polres Tegal Tetapkan Dua Pencari Landak Tersangka Pembakar Hutan Clirit

  Rabu, 09 Oktober 2019   Dwi Ariadi
Wakapolres Tegal Kompol Heru Budiharto menunjukkan peralatan yang dijadikan tersangka mencari landak di hutan dalam jumpa pers, Rabu (9/10/2019). (Dwi Ariadi/Ayotegal.com)

SLAWI, AYOTEGAL.COM - Polres Tegal akhirnya menetapkan dua pencari landak jadi tersangka pembakaran hutan Clirit, Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

Kedua tersangka itu, Sumiin (34) dan Tarmat (50), keduanya warga Dusun Senggang, Desa Sokatengah, Kecamatan Bumijawa.

Wakapolres Tegal Kompol Heru Budiharto dalam jumpa pers, Rabu (9/10/2019) mengatakan, kedua tersangka dijerat Pasal 78 ayat 4 jon Pasal 50 ayat 3 UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan.
\nDalam  kebakaran hutan yang terjadi pada Minggu (6/9/2019) lalu itu ada tiga pelaku.  Seorang di antaranya kini masih buron polisi.

AYO BACA : Puan Maharani Jabat Ketua DPR RI

Menurut Wakapolres, kejadian kebakaran hutan disebabkan oleh ulah ketiga pelaku yang mencari landak di hutan.

\"Dengan cara memberi bara asap ke lubang-lubang tempat bersembunyinya landak. Bara asap itu berupa arang. Pelaku meyakini bahwa asap tersebut akan membuat landak keluar dari sarangnya,\" ujar Kompol Heru.

Dari cara tersebut, api kemudian  merembet ke sekeliling semak belukar di Hutan Clirit petak 4 A. Akibatnya, lahan seluas tiga hektare lahan terbakar.

AYO BACA : BPS akan Terapkan Sensus Penduduk Secara Online

\"Tidak sampai sehari. Para pelaku bisa kami amankan sore harinya pascakejadian. Para pelaku mengaku tak sengaja. Mereka kabur saat api mulai membesar dan terus merembet, seakan tidak ingin bertanggungjawab,\" ujarnya.

Wakapolres yang didampingi Kasatreskrim AKP Gunawan Wibisono dan Kasubag Humas Iptu Slamet Nurosid memaparkan, untuk api yang mengarah ke Desa Sokatengah dapat dipadamkan oleh masyarakat sedangkan yang ke arah Desa Kalibakung berada di jurang dan tidak bisa dijangkau sehingga di padamkan menggunakan bantuan mobil pemadam kebakaran.

Akibat kejadian tersebut setidaknya 4 hektar lahan milik Perhutani terdampak kebakaran.
\nSementara itu, pelaku Sumiin mengakui, dirinya mencari hewan landak untuk dikonsumsi sendiri.

\"Setahu saya kalau diasapi hewan landak akan keluar. Api malah menyambar semak belukar dan meluas,\" ujarnya.

AYO BACA : Layani KIA, Disdukcapil Sasar Siswa SD di Wilayah Pinggiran

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar

-->