Lulus, 50 Penyandang Disabilitas Intelektual Siap Berdagang

  Senin, 04 November 2019   Dwi Ariadi
Penyandang disabilitas mendapat bantuan dalam acara Terminasi yang diadakan oleh BBPRSPDI ''Kartini'' Temanggung dalam Program Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga (PRSBK) di Aula Dinsos Kabupaten Tegal, Senin (4/11/2019).

SLAWI, AYOTEGAL.COM -- Sebanyak 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Tegal dinyatakan telah lulus mandiri setelah mendapat pendampingan selama enam bulan.

Selanjutnya, mereka siap menjalani pekerjaan baru yang rata-rata menjadi pedagang elpiji, kelontong dan beternak kambing.

Hal tersebut terungkap dalam acara Terminasi yang diadakan oleh Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBPRSPDI) ''Kartini'' Temanggung

dalam Program Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga (PRSBK) di Aula Dinsos Kabupaten Tegal, Senin (4/11/2019).

Kepala BBPRSPDI ''Kartini'' Temanggung, Murhardjanti mengatakan, program rehabilitasi disabilitas intelektual tidak akan berhasil tanpa ada peran kader pendamping.

"Semnggu sekali, mereka memberikan pendampingan sampai bisa mandiri hingga bisa eksis di tengah masyarakat,"katanya.

Selain mempersiapkan kemandirian, lanjut Murhardjanti, mereka yang sudah dinyatakan lulus mendapat bantuan Rp 2 juta untuk modal usaha.

"Dari jumlah 50 orang, 21  di antaranya jualan gas elpiji, 7 orang buka warung kelontong, dan sisanya beternak kambing,"jelasnya.

Menurut dia, pihaknya kini sedang merancang program shelter workshop peduli untuk mereka yg dalam satu wilayah jumalah minimal 10 orang dilakuan bersama-sama memproduksi hasil kerajinan berupa batik ciprat yang relatif mudah bisa dilakukan oleh penyandang disabilitas.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Nurhayati menyampaikan, pihaknya sangat mendukung tindak lanjut program yang mengarah pada pemberdayaan penyandang disabilitas tersebut. (Dwi Ariadi)

 

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar