Diberi Kelonggaran, Pelaku Usaha Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

  Senin, 11 Mei 2020   Lilisnawati
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono saat memberikan arahan pada rapat koordinasi bersama pengusaha di Kota Tegal, Senin (11/5/2020).

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM -- Pemerintah Kota Tegal menggelar rapat koordinasi bersama para pengusaha di Kota Tegal, Senin (11/5/2020).

Berlangsung di ruang Adipura, rapat tersebut membahas rencana relaksasi di tengah pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) menjelang Hari Raya Idulfitri 1441 H bagi pelaku ekonomi.

"Hari ini kita mengundang para pengusaha yang ada di Kota Tegal dengan tujuan menyampaikan bahwa kita akan melakukan relaksasi atau memberikan ruang gerak kepada pelaku usaha.

Meski demikian, ia menegaskan agar para pengusaha mematuhi standar operasional prosedur (SOP) protokol kesehatan.

Di antaranya, wajib menyediakan tempat cuci tangan, ruang sterilisasi, pemeriksaan suhu dan hand sanitizer.

Termasuk bagi para karyawan, wajib menggunakan masker dan sarung tangan.

"Karena menjelang lebaran, pasti banyak masyarakat dari daerah tetangga yang datang ke Kota Tegal. Terlebih daerah sekitar statusnya masih zona merah. Kita harus waspada," jelasnya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat Kota Tegal dan sekitarnya agar selalu memakai masker saat melakukan aktivitas di luar rumah.

"Jadi tolong baik masyarakat Kota Tegal maupun masyarakat lainnya harus selalu memakai masker," ujarnya.

Menurut Dedy, Pemkot Tegal berencana melakukan relaksasi pada 15 Mei 2020.

"Nanti kita awasi baik di pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan lainnya," pungkasnya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar