<

Angkutan Kembali Beroperasi, Terminal Tegal Masih Sepi dari Bus AKAP

  Rabu, 13 Mei 2020   Lilisnawati
Seorang petugas tengah memantau suasana di Terminal Tegal, Selasa (12/5/2020). (Ayotegal.com/Lilisnawati)

MARAGADANA, AYOTEGAL.COM -- Kementerian Perhubungan RI telah memberikan kelonggaran kepada moda tranportasi umum untuk kembali beroperasi pada 7 Mei 2020.

Namun, suasana sepi masih terlihat di Terminal Tipe A Kota Tegal.

Seperti yang terlihat pada Selasa (12/5/2020), tidak ada aktivitas keluar masuk bus antarkota antarprovinsi (AKAP).

Hanya saja, masih ada aktivitas bus dengan trayek antarkota dalam provinsi (AKDP), seperti bus Coyo dan Nusantara dengan tujuan Tegal-Semarang maupun sebaliknya.

Kepala Terminal Tegal Soeprawito mengatakan, suasana sepi di Terminal Tegal sejak diberlakukannya larangan mudik oleh Pemerintah Pusat.

"Sampai dengan hari ini juga masih sepi. Meski ada kelonggaran bagi angkutan umum beroperasi, tapi belum ada bus AKAP yang masuk. Suasananya masih sepi," katanya, Selasa (12/5/2020).

Ia mengatakan, di Terminal Tegal hanya PO dengan trayek Semarang-Tegal yang masih beroperasi.

"Ada bus Coyo dan Nusantara. Itu pun sehari hanya ada dua kali pemberangkatan," katanya.

Menurutnya, kelonggaran transportasi umum hanya diperbolehkan untuk empat kriteria. Seperti bagi penumpang dalam perjalan dinas lembaga pemerintahan ataupun swasta.

Kemudian perjalanan bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat.

Selain itu, bagi penumpang yang berstatus pekerja migran, WNI dan pelajar yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus oleh pemerintah sampai ke daerah. 

Dan yang terakhir, penumpang yang anggota keluarganya meninggal dunia.

"Mereka juga harus melampirkan identitas diri, hasil negatif Covid-19, surat tugas dan lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Terminal Tegal, Resno Winardi menambahkan, ada sekira 20an PO bus di Terminal Tegal.

18 PO di antaranya tutup karena ada larangan mudik dari pemerintah dan dua lainnya masih buka yaitu PO dengan trayek Tegal-Semarang.

"Setelah ada larangan mudik, sehari paling ada tiga sampai lima orang yang datang ke terminal. Itu pun tujuan antarkota, seperti Tegal-Semarang," ujarnya.

Sedangkan sebelum ada pandemi Covid-19, kata Resno, jumlah penumpang sampai 200 orang perharinya. 

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar