Data Covid-19 Sering Berbeda, Ini Penjelasan Dinkes Jateng

  Sabtu, 04 Juli 2020   Dwi Ariadi
ilustrasi covid-19.(dok)

SEMARANG, AYOTEGAL.COM - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, memberikan tanggapan terkait adanya perbedaan data kasus persebaran pasien Covid-19 di tingkat kabupaten kota hingga pusat. 

Yulianto menerangkan, salah satu faktornya adalah perbedaan metode penghitungan di tiap kabupaten/kota dengan pemerintah provinsi. 

''Misalnya, perbedaan dalam waktu merilis data. Contoh saja, data provinsi dirilis jam 12 siang, sedangkan ada daerah yang merilis jam 4 sore. Tentu nanti akan ada perbedaannya," ujarnya, belum lama ini.  

Selain itu, beberapa faktor lain yang menyebabkan adanya perbedaan adalah terkait variable pengambilan data. Ada yang berdasarkan tanggal masuk rumah sakit, hasil lab, domisili, bahkan KTP.  

"Jadi ada menghitung didasarkan domisili, ada juga yang berdasar KTP. Ini tentu akan menyebut jumlah yang postif akan berbeda, " imbuhnya.  

Perbedaan data, lanjutnya, ke depan, antara data Pemprov Jateng dengan Kabupaten kota akan membuat kesepakatan terkait variable pengambilan data tersebut. 

 “Perbedaan data itu sebenarnya wajar. Dan itu akan segera diatasi. Kita beberapa waktu lalu sudah rapat terkait variable dalam mengambil data. Berbasis domisili atau KTP. Dan kita sepakati akan dirilis setiap jam 12 siang,” katanya. (Vedyana Ardyansah)

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar