<

Cerita Mbah Daryi Akhirnya Bisa Berkurban, 'Tuku Weduse Pas Esih Cilik...'

  Jumat, 31 Juli 2020   Lilisnawati
Mbah Daryi (75) warga Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kota Tegal, Jumat (31/7/2020).(Lilisnawati/Ayotegal)

MARGADANA, AYOTEGAL.COM- Hari Raya Iduladha memang sudah sangat lekat dengan tradisi berkurban. Bagi umat muslim sendiri, berkurban adalah satu kewajiban yang harus dijalankan bagi yang mampu. 

Bahkan, biasanya, masyarakat akan menyisihkan rezekinya untuk berkurban.

Selain karena anjuran syariat Islam, berkurban juga tampaknya menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita semua. Bagaimana tidak, masyarakat yang tidak berkurban pun ikut merasakan kebahagiaan itu.

Mereka biasanya akan mencari tahu di lingkungan tempat tinggalnya siapa yang akan berkurban.

Seperti halnya Mbah Daryi, nenek berusia 75 tahun warga Kelurahan Kalinyamat Kulon, Kecamatan Margadana, Kota Tegal yang akhirnya bisa melaksanakan ibadah kurban.

Meski hidupnya pas-pasan namun tidak menyurutkan niat Mbah Daryi untuk menjalankan kewajiban.

Dirinya bahkan sengaja membeli kambing yang masih kecil kemudian merawatnya hingga bisa berkurban pada Hari Raya Iduladha 1441 H/2020.

"Jawane iya kepengin kurban. Kiye bae tuku wedus pas esih cilik terus tak openi nganti kiye wis gede bisa dikorbanna. (ceritanya iya kepingin kurban. Ini saja kambing beli sewaktu masih kecil kemudian dirawat sampai bisa dikurbankan)," ucapnya, Jumat (31/7/2020).

Menurutnya, kambing yang dikurbankan dibelinya tujuh bulan yang lalu dengan harga Rp1,3 juta.

"Dingain duit anak. Olih Rp1,3 juta. Terus dinggo tuku wedus cilik sing regane murah. (Dikasih uang sama anak. Dapat Rp1,3 juta. Kemudian dipakai untul beli kambing kecil yang harganya masih murah," katanya.

Ia pun mengaku senang, karena di usianya yang sudah tua akhirnya bisa menjalankan ibadah kurban sesuai dengan perintah Allah SWT.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar