Naik 3%, UMK Kota Tegal 2021 Diusulkan Rp1.982.750

  Kamis, 05 November 2020   Lilisnawati
Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Kepala Disnakerin Kota Tegal Heru Setyawan saat Sidang Pleno penentuan UMK Kota Tegal, Kamis (5/11/2020).(Lilisnawati/Ayotegal)

TEGAL TIMUR, AYOTEGAL.COM- Pemerintah Kota Tegal bersama Dewan Pengupahan Kota Tegal kembali menggelar sidang pleno penetapan Upah Minimun Kabupaten/Kota (UMK) Kota Tegal tahun 2021 di KJA Cafe, Kamis (5/11/2020).

Dalam sidang tersebut, disepakati UMK Kota Tegal tahun 2021 diusulkan menjadi Rp1.982.750. Jumlah tersebut naik 3% dari UMK Kota Tegal tahun 2020, yakni Rp1.925.000.

"Setelah dirapatkan dengan Dewan Pengupahan Kota Tegal, UMK Kota Tegal tahun 2021 disepakati Rp1.982.750. Naik 3% dari UMK tahun 2020," Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono.

Ia berharap, kenaikan UMK Kota Tegal dapat diterima pelaku usaha dan pengusaha dan juga diterima oleh buruh dan karyawan di Kota Tegal.

"Saya berharap regulasi ini bisa diterima oleh pelaku usaha atau pengusaha dan juga diterima oleh para buruh dan karyawan. Karena bagaimana pun regulasi ini mempertimbangkan dari kedua belah pihak. Jadi harapannya, bisa menyejahterakan rakyat juga tidak terlalu memberatkan pelaku usaha," jelasnya.

Ia menilai besaran UMK Kota Tegal tahun 2021 menyesuaikan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jateng yang naik 3,27%. Selain itu juga mempertimbangkan dengan indeks ekonomi di Kota Tegal.

Bukan hanya itu, kenaikan UMK Kota Tegal juga karena adanya penataan wajah kota yang saat ini tengah dikebut Pemkot Tegal. Dari mulai Alun-alun, Jalan Pancasila hingga objek wisata Pantai Alam Indah (PAI) Tegal.

Dengan begitu, ia optimistis penataan wajah Kota Tegal akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya, besaran UMK Kota Tegal tersebut akan diusulkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar