Besok Vaksinasi Anticovid-19 Perdana, Simak Pesan dari MUI!

  Selasa, 12 Januari 2021   Fitria Rahmawati
Petugas kesehatan mendata logistik untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Aula Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Kota Bandung, Selasa (12/12021). (FOTO : ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA)

TEGAL, AYOTEGAL.COM - Vaskinasi anticovid-19 perdana akan dilakukan besok, Rabu (13/1/2021). Presidej Joko Widodo akan menjadi penerima pertama vaksin tersebut untuk meyakinkan masyarakat bahwa vaksin Sinovac buatan Sinovac Life Science C. Ltd aman.

Umat muslim, diimbau agar tak lagi meragukan soal kehalalan vaksin tersebut. Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan, vaksin Sinovac dinyatakan halal berdasarkan Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 2 Tahun 2021 tentang Vaksin Covid-19 produksi Sinovac serta Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi.

AYO BACA : 9.888 KPM di Kota Tegal Terima Bantuan Sosial Tunai

"Ini sebagai salah satu ikhtiar mewujudkan kekebalan tubuh (imunitas) dan mencegah semaksimal mungkin terjadinya penularan wabah Covid-19 di tengah masyarakat." ujar Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam, dalam rilis yang diterima Republika.co.id - jaringan Ayotegal.com, Selasa (12/1/2021).

Ia mengatakan MUI mengapresiasi Pemerintah dalam upaya penyediaan vaksin yang halal dan thayyib sebagai upaya perlindungan menyeluruh bagi umat dan masyarakat, baik pada aspek keselamatan jiwa maupun aspek keyakinan keagamaan. 

AYO BACA : Perjalanan KA Daop V Purwokerto Kembali Normal

"Majelis Ulama Indonesia  mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya umat Islam untuk mengikuti program vaksinasi dengan menggunakan vaksin yang halal dan thayyib sebagai upaya melindungi diri dari penularan wabah," kata Asrorun. 

MUI meminta pemerintah melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat dan pentingnya vaksinasi dalam rangka memutus mata rantai peredaran Covid-19. Menurut Asrorun, sosialisasi dan edukasi perlu dilakukan secara persuasif, melibatkan seluruh elemen dari berbagai latar belakang, termasuk elemen tokoh keagamaan.

Hal ini agar ada kesadaran yang utuh mengenai pentingnya vaksinasi dan mengenai tentang halal dan thayyibnya vaksin Covid produk Sinovac yang akan digunakan. "MUI mendorong pemerintah untuk terus mengikhtiarkan ketersediaan dan ketercukupan vaksin halal dan thayyib guna bisa dimanfaatkan secara merata bagi masyarakat agar cakupan vaksinasi bisa meluas, dan terwujud kesehatan masyarakat yang paripurna," ujarnya. 

Di samping vaksinasi, MUI juga mengimbau masyarakat, khususnya umat Islam tetap melakukan ikhtiar menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, memakai masker, menjaga kebugaran. Selain itu juga ikhtiar bathiniah dengan meningkatkan keimanan dan ketakwaan, menjauhi maksiat, memperbanyak shadaqah, membaca doa daf’ul bala’, qunut nazilah, dan berdoa kepada Allah SWT agar wabah Covid-19 segera diangkat oleh Allah SWT.

AYO BACA : Doakan Korban Pesawat Sriwijaya, Polres Pemalang Gelar Salat Gaib

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar