Larangan Mudik, Jumlah Kendaraan Melintas di Tol Batang Turun 40 Persen

  Kamis, 06 Mei 2021   Dwi Ariadi
Kasatlantas Polres Batang, AKP Adis Dani Garta saat melakukan pengecekan kendaraan pemudik di rest area 379 A, Kamis 6 Mei 2021. (Muslihun/kontributor Batang)

BATANG KOTA, AYOTEGAL.COM- Larangan mudik berdampak pada jumlah kendaraan yang melintasi Tol Semarang-Batang menurun drastis.

Dari pantauan Ayobatang, kendaraan yang melintasi tol didominasi oleh truk barang atau logistik. Mobil pribadi ber plat nomor kendandaraan lokal yang terlihat.

"Itu (mobil pribadi) hanya sisa-sisa yang melintas kemarin atau memang yang sudah berizin. Jumlah kendaraan berkurang hingga 40 persen," kata Kasatlantas Polres Batang, AKP Adis Dani Garta di Rest Area 379 A, Kamis 6 Mei 2021.

Ia mengatakan jika ada kendaraan yang lolos dari penyekatan di Brebes, maka pihaknya yang akan mencegat di pos rest area.

Para petugas akan memeriksa kelengkapan surat-surat, termasuk surat keterangan untuk keluar daerah.

Ia menyebut yang boleh berlalu-lalang di masa larangan mudik (6 Mei 2021-17 Mei 2021) adalah orang dengan surat tugas resmi dari kantor, lalu karena ada kebutuhan mendesak semisal keluarga meninggal.

"Kalau menunjukkan surat dari kantor, akan benar-benar kami cek ke kantornya langsung. Jadi terbukti apakah itu surat asli atau upaya mengelabui petugas," jelasnya.

Adis mengatakan akan memutarbalikkan pemudik setelah keluar dari Exit Tol.

Terkait travel gelap, ia menyatakan belum menemukan kasus tersebut. Di sisi lain, ia pun beremcana akan memeriksa moda kendaraan lain semisal truk jika dicurigai mengangkut penumpang.

Rahmat, seorang pemudik dari Bekasi menuju Yogyakarta yang berangkat di masa larangan mudik.

Ia memegang surat keterangan dari kantornya dan surat swab. "Saya ke Jogja karena orangtua saya meninggal," tuturnya.(Muslihun/Batang)

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon
   Komentar

Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi seperti diatur dalam UU ITE

Komentar